Entry: NOVEMBER Nov 5, 2007



begitu lahir, engkau gelagap mencari airmata
ingin turut dalam haru para karib
yang memasang dua ufuk magrib
dan sepasang matahari di wajah,
yang mengalirkan sungai-sungai doa;
mereka tahu sudah waktunya ingsut dan terbenam
untuk itu, mata masih kau pejam

lalu dua matahari yang kau simpan di kelopak pagi
pelan kau buka, berpendar cahayanya begitu kata-kata dieja
bangun terbungkuk mencari makna
tapi yang kau temui embun, yang serupa airmata,
termenung setiap pagi, di ujung-ujung rumput yang gemetar
menadah hari-hari

dan malam ini, mengalir sepasang sungai yang bermuara di
ufuk yang kau katup, menatap kikuk bulan yang serupa rahim
dengan sesosok bayi yang ringkuk
seraya mereka-reka, adakah yang lahir kali ini

[11.2007]

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments