|
di sungai ini aku tenggelam dan tahukah engkau apa yang kusaksikan? malaikat bermata malam menemaniku berenang serongsok bulan penuh bintang, juga gugusan kereta seluruh sosok yang pernah aku sapa ditemani kekasih-kekasih abad-abad silam juga masa nanti lalu kami berangkat ke surga di balik awan terengah-engah mendayung sampan tak ada yang perlu ditakutkan dan diragukan ya, tak perlu kecut dan takut. [12.2007] |
| Leave a Comment: |