<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>jimperium</title>
    <link>http://jimperium.blogdrive.com/</link>
    <description>jimperium</description>
    <lastBuildDate>Mon, 07 Jan 2008 16:15:01 PST</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2008.</copyright>
    <item>
      <title>WAKTU</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/22.html</link>
      <pubDate>Mon, 07 Jan 2008 08:10:10 GMT</pubDate>
      <description>seperti kunang-kunangdi tangan kenanganbagai terpegang        terbang pelan        menghilang        ke dalamsebuah rimbun di halaman[01.2008]</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=22</comments>
    </item>
    <item>
      <title>PINTU-PINTU</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/21.html</link>
      <pubDate>Thu, 27 Dec 2007 16:31:48 GMT</pubDate>
      <description>(interpretasi atas pulk/revolving doors-radiohead [amnesiac])
pintu-pintu gudang ituadalah pintu-pintu berputarpintu di ruang-ruang kemudikapal-kapal pesardan pintu-pintu terus berputaradalah pintu yang membukadirinya sendiripintu-pintu geserdan pintu-pintu rahasiaadalah pintu yang terkuncipintu-pintu laranganada pula pintu yang membawamu masuk dan keluartapi tak akan pernah terbukadan ada pintu-pintu jebakanyang membuatmu tak bisa pulang[12.2007]
 
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=21</comments>
    </item>
    <item>
      <title>SEGALA GELAP</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/20.html</link>
      <pubDate>Sat, 22 Dec 2007 09:55:17 GMT</pubDate>
      <description>segala gelappekat yang lengkaptelah ditangkup ke dalam sajakhanya pagi yang mekarawannya merah, seperti gincu gadismenuju pasar[12.2007]
 
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=20</comments>
    </item>
    <item>
      <title>SAJAK UJUNG PALUNG</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/19.html</link>
      <pubDate>Tue, 18 Dec 2007 17:05:42 GMT</pubDate>
      <description>(interpretasi atas pyramid song-radiohead [amnesiac])

di sungai ini aku tenggelam
dan tahukah engkau apa yang kusaksikan?

malaikat bermata malam menemaniku berenang
serongsok bulan penuh bintang,
juga gugusan kereta
seluruh sosok yang pernah aku sapa
ditemani kekasih-kekasih
abad-abad silam juga masa nanti

lalu kami berangkat ke surga di balik awan
terengah-engah mendayung sampan

tak ada yang perlu ditakutkan dan diragukan
ya, tak perlu kecut dan takut.

[12.2007]

 
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=19</comments>
    </item>
    <item>
      <title>MALAM DI SEBUAH PADANG</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/18.html</link>
      <pubDate>Tue, 18 Dec 2007 07:55:55 GMT</pubDate>
      <description>di sebidang dada, di sehampar padang yang dikepung penjuru 
dan segala ufuk, sungai-sungai berdetak, tak berhenti mengalirkan 
doa yang tak pernah cukup
tak lelah memanggil purnama agar jalan lengang segera terang,
menuju sebuah peluk.

malam-malam yang penuh kembang api, bunyi mercon 
yang mengilukan pinggang kananku, dan degub beduk lebaran 
yang terus aku peram di dada kiriku akan aku buka untukmu, 
bila kelak tiba di depanmu.

tapi engkau terus melangkah pergi ke arah ufuk,
menjauh dari doa-doaku.

[12.2007]
 
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=18</comments>
    </item>
    <item>
      <title>PADA SEBUAH PEREKAM</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/17.html</link>
      <pubDate>Sat, 15 Dec 2007 19:48:40 GMT</pubDate>
      <description>(terjemahan bebas dari videotape-radiohead)

setiba di pintu-pintu berkemilau mutiara iniakan aku dekam ke dalam perekam, ke segala perekamkarena elmaut di belakang sana menguntitmenjulurkan tangan, ingin mencekikmaka datanglah hari yang penuh puisiyang membungkusku di sinimenjadi merah, biru, hijaumemerah, membiru, menghijauengkaulah pusat dari segala pengisarankudi luar dari yang engkau lihat di perekamdari segala yang berdiamyang aku peram dalam perekamtapi beginilah akhirnya aku harus melambaikarena tak akan mampu aku memandang wajahmudan aku bicara padamu sebelum malabala itu tibalewat... (more)</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=17</comments>
    </item>
    <item>
      <title>SEPASANG MATA DI LUKISAN</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/16.html</link>
      <pubDate>Mon, 26 Nov 2007 17:48:48 GMT</pubDate>
      <description>sepasang warna mata
ia sembunyikan sepanjang masa
ke dalam sebuah lukisan

ditebarnya warna itu ke segala ufuk
untuk mengantar magrib pulang
tapi kini ia gugup
karena pagi segera datang

tak ada lagi warna bagi langit 
untuk menyambut segala terbit

[11.2007]

 
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=16</comments>
    </item>
    <item>
      <title>NOVEMBER</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/15.html</link>
      <pubDate>Mon, 05 Nov 2007 02:39:35 GMT</pubDate>
      <description>begitu lahir, engkau gelagap mencari airmataingin turut dalam haru para karibyang memasang dua ufuk magrib dan sepasang matahari di wajah, yang mengalirkan sungai-sungai doa;mereka tahu sudah waktunya ingsut dan terbenamuntuk itu, mata masih kau pejamlalu dua matahari yang kau simpan di kelopak pagipelan kau buka, berpendar cahayanya begitu kata-kata diejabangun terbungkuk mencari maknatapi yang kau temui embun, yang serupa airmata, termenung setiap pagi, di ujung-ujung rumput yang gemetar menadah hari-hari dan malam ini, mengalir sepasang sungai yang bermuara di ufuk yang kau katup, menatap... (more)</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=15</comments>
    </item>
    <item>
      <title>HUJAN MENGEPUNG MALAM</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/14.html</link>
      <pubDate>Wed, 31 Oct 2007 20:08:07 GMT</pubDate>
      <description>
    (interpretasi bebas lagu and it rained all night-Thom Yorke [the eraser])lalu hujan membasuh segala malam dan hanyutlah segala kelamturun ke udara new york yang redamgemeretak rel baja, melintas lokomotif hitamsejuta mesin menderu memuat hampabom waktu yang bertiktok sedihdi beton bawah tanah lima puluh kaki seperti tetes-tetes yang membentuk danaubisikkanlah ke telingaku segala sengau kusulap menjadi lagukratakkratakkrutukaku bosan menyahutpendulum di jam pak tua terus berayun masih aku pandangi kau dari jauhtak pernah mampu menyentuhmuhujan mengepung malamdan hari-hari pun... (more)</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=14</comments>
    </item>
    <item>
      <title>DETAK EMBUN PERTAMA</title>
      <link>http://jimperium.blogdrive.com/archive/13.html</link>
      <pubDate>Sun, 28 Oct 2007 19:11:48 GMT</pubDate>
      <description>
 bagai tetes embun pertama menyentuh kolamtiga kali detak jam ini malamlalu gelombang sepi menuju tepimengangguk bebatang rumput itu berkali-kali


[10.2007]         
</description>
      <comments>http://jimperium.blogdrive.com/comments?id=13</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
